 |
| Belajar menenun sukarere |
 |
| Pantai Kuta dengan para penjual |
Perjalanan kami lanjutkan menuju desa sukarere ( pengrajin kain tenun) disini kita bisa belajar menenun , menurut mba penenun orang baru bisa 3 bulan menyelesaikan satu buah kain (Opss lama aja) dan kalau wanita sudah bisa menenun boleh menikah (yippiiii ... berharap amiin) saya belajar menenun dan wuidih ribet and pegel (he he) setelah itu kami mengucapkan terimakasih dan memberi uang sekedarnya dan seikhlasnya . Haga kain bisa berkisar 500, 000 kalau dilihat dari pembuatannya ya the price cannot lie.
 |
| pasir pantai kuta |
Selanjutnya kami menuju ke pantai kuta , dari mataram ke pantai kuta menempuh waktu 4 jam, kami melewati rumah asli suku sasak tapi kami tidajk singgah hanya berhenti sejenak karena waktu, kami langsung menuju Tanjung An dan Pantai Kuta Lombok. Sepanjang perjalanan infrastruktur sedang dibangun dan banyak perbaikan jalan. karena 2 tahun mendatang bandara Selaparang akan dipindah ke Bandara international yang sedang dalam tahap 90% pembangunan . Tak lama lagi pasti akan lebih ramai disini. Dan pariwisata di kota yang cantik ini akan lebih mengeliat.
 |
| Tanjung An |
Pantai kuta lombok dan tanjung An masih sangat perawan, karena belum terjamah dan masih sangat sepi , benar benar private beach . yang sangat disayangkan kami tidak bisa menikmati karena diserbu oleh penjual kain, baju, cendra mata . Pasir di pantai kuta ada dua dan unik seperti merica dan yang satu putih.
 |
| Tanjung An |
Pariwisatanya belum semaju Bali tapi untuk bersenang senang dan escape dari kejenuhan Jakarta disini tempatnya. Kami meninggalkan keduanya dengan hati senat senut masih mupeng berlama lama tapi waktu membatasi karena kami harus pulang ke Jakarta. Dan untuk penginapan bisa browsing banyak penginapan dari yang kelas melati sampai berbintang. Akomodasi bisa menyewa kendaraan karena terus terang transportasi menjadi kendala dan kami harus mengejar pesawat pulang.
Akhirnya kami tiba dimataram kembali dan packing untuk pulang . Oleh oleh yang kami bawa adalah Kangkung Lombok dan Tahu (ha ha .. tapi bener kangkung disini beda dan enak banget ).
Time to go home ... Lombok 1000 mushola, ada pepatah di Lombok bisa melihat Bali tapi diBali tidak bisa melihat Lombok . That its true .. So belum puas menjelajah Lombok karena masih banyak spot yang belum kami jelajahi Insya Allah bila ada waktu akan balik ke Lombok untuk menjelajah Senaru, gili Nangau, Pegunungan Rinjani, dll
I LOVE INDONESIA ...........
Tidak ada komentar:
Posting Komentar