Minggu, 06 Maret 2011

Lombok (1)

plecing kangkung
bangsal

gili trawangan di waktu senja
Perjalanan melepas penat dan sumpeknya jakarta kali ini berpatokan dari majalah anak anak Potret negeriku Edisi  Pulau Lombok, Jalan Jalan kali ini hasil celotehan dari jalan jalan kami sebelumnya di Bromo setelah browsing sana sini mencari review dari catatan perjalanan orang lain bahkan Lonely planet pun lewat. Cukup dengan majalah anak anak tapi isinya semua mengenai pulau Lombok (engga sengaja setelah melihat bobo keponakan). kami tiba dibandara salaparang  (bandara international dalam  tahap penyelesaian infrastruktur kemungkinan 2 tahun lagi  )pada malam hari . Untuk tiba ke mataram pesawat dari jakarta hanya ada 2 maskapai Garuda dan Lion (kalau mau mendapat yang murah cari promo pp harga lumayan miring dan kudu jauh jauh hari ) selain itu penerbangan umumnya transit dari Bali atau Surabaya. Makanan favorit dengan tingkatan peda pelecing kangkung dan beberok beserta ayam taliwang jangan lupa ya.

Pantai Sire
gili meno
Pelarian  Hari pertama dalam schedule kami adalah 3 gili yang terkenal yaitu Trawangan, Meno, Air. Untuk mencapai gili ini harus ditempuh melalui pelabuhan bangsal  (30 menit untuk ke trawangan). Untuk mencapai Bangsal dari Mataram menempuh jarak 1,5 jam melalui Pusuk daerah dataran tinggi yang dipenuhi oleh Monyet . Kalau hendak berhenti bisa kok narsis sama binatang lucu ini jangan lupa bawa kacang ya . Oh iya kendaraan tradisional di pulau ini adalah cidomo (kereta kuda tapi rodanya agak besar) selain itu ada angkot (hmm masalah utama harus tunggu penuh dulu baru jalan plus musik super heboh ), taxi.  Dibandara kalau hendak mendapat taxi yang ada argo (blue bird)  harap keluar bandara agak jalan sedikit karena taxi didalam akan digetok tanpa argo). Be careful untuk dibangsal calonya luar biasa maksa jadi untuk tiket beli saja di tempat penjualan tiket resmi untuk ke gili trawangan one way Rp 12,500 . Kebetulan kami menyewa kapal untuk menikmati 3gili dan berakhir di gili trawangan . Sepertinya selalu serba kebetulan kami mendapat sewa kapal murah karena kenal dengan preman gili (lumayan). Well perjalanan dimulai tapi kami tidak melalui bangsal pintu masuk  gili melalui pantai yang tak tersentuh dan cantik nama nya Sire sayang planknya sudah dimakan usia tak terlihat  mulailh jurney kami menyusuri gili air , ho ho snorkling time and keren sayang tidak mebawa kamera underwater . selanjutnya gili meno this place seperti punya pantai pribadi dan sangat putih  and then snorkling again perjalann berakhir menginap di gilitrawangan .. gili ini paling ramai . Untuk penginapan jangan khawatir dari rate yang 50 ribu sampai jutaan ada. Hmm well untuk 50 rb harap maklum kipas angin dan air payau (lengket ) jangan khawatir pasti banyak penginapan kalau etidak sempat booking  its ok. Malam kami menyusuri gili trawangan dan menikmati malam disana. dan konyolnya ketika pulang kami lupa dimana penginapan kami he he he  yg lain mabok alkohol kami mabuk angin malam. Jangan lupa bawa senter karena agak gelap bila memilih penginapan agak kedalam. Diakhiri dengan senyum dan kami tidur dipulau indah ini.
gili air start snorkling

beberok

Tidak ada komentar:

Posting Komentar